In-depth Knowledge
Mouse yang Dipakai Pro Valorant 2026: Data 658 Pemain + Versi Murahnya
Simpelnya gini: kalian ngga usah nebak-nebak lagi mouse apa yang dipake pro Valorant. Datanya ada kok, tinggal dibaca.
Gw ambil daftar gear VALORANT dari prosettings.net, 660 baris pemain, terus gw normalisasi nama mousenya per BENTUK, bukan per nama produk. Soalnya yang beneran bisa kalian tiru itu bentuknya, bukan stikernya. Viper V3 Pro sama Viper V4 Pro itu cangkang yang sama, jadi digabung. Superlight, Superlight 2, Superstrike, sama G Pro Wireless: satu keluarga. Varian warna item/putih/pink digabung juga (ya iyalah). Tapi G102 ngga masuk keluarga Superlight, soalnya bentuknya emang beda sendiri.
Hasilnya bikin gw agak kaget sih. Gas ke bawah.
Datanya: 658 Pro Valorant, Dinormalisasi per Bentuk
Sumber: prosettings.net/lists/valorant. Data diambil per 17 Agustus 2026. N = 658. Semua persentase yang tertulis dibawah ini adalah persen dari 658.
- Razer Viper V3/V4: 208 pemain (31,6%)
- Logitech Superlight (SL, SL2, Superstrike, G Pro Wireless): 161 pemain (24,5%)
- Razer DeathAdder V3/V4: 68 pemain (10,3%)
- LAMZU Maya X: 22 pemain (3,3%)
- Pulsar signature edition (ada banyak bentuk disini, tapi jadi 1 aja): 14 pemain (2,1%)
- Pulsar X2 Family (X2, X2H, X2N, etc.): 13 pemain (2,0%)
- ZOWIE EC: 13 pemain (2,0%)
- Pulsar eS FS-1: 12 pemain (1,8%)
- Razer Viper Mini: 11 pemain (1,7%)
- WLMouse Beast X: 11 pemain (1,7%)
- 41 shape family sisanya, digabung: 125 pemain (19,0%)
Angka paling penting dari tabel itu: tiga bentuk teratas doang udah nutup 437 dari 658 pemain, alias 66,4%. Dua per tiga pro Valorant di seluruh dunia cuma pake tiga bentuk mouse. TIGA.
Kalo dipecah per model, urutannya seperti ini:
- Razer Viper V4 Pro: 106 pemain (16,1%). Model tunggal terbanyak, ngalahin semuanya.
- Razer Viper V3 Pro: 99 pemain (15,0%).
- Logitech G Pro X Superlight 2: 57 pemain (8,7%).
- Logitech G Pro X2 Superstrike: 48 pemain (7,3%).
- Logitech G Pro X Superlight gen 1: 46 pemain (7,0%).
- Razer DeathAdder V4 Pro: 41 pemain (6,2%); DeathAdder V3 Pro: 23 pemain (3,5%).
Beberapa pro player yang mungkin kalian kenal memakai model-model tersebut adalah sebagai berikut:
- Keluarga Viper V3/V4: Zekken (MIBR), Suygetsu (Karmine Corp), kiNgg (Leviatan), Boo (Team Heretics).
- Keluarga Superlight: aspas + Sacy (MIBR), Derke (Team Vitality), johnqt (Sentinels), Alfajer (Fnatic), Cryocells (100 Thieves).
- Keluarga DeathAdder V3/V4: pANcada (LOUD), keznit (Team Envy), xeus (FUT Esports).
- LAMZU Maya X: crashies (Fnatic), Lakia (Gen.G), Flicker (DRX), trexx (Team Liquid).
Kekurangan 'riset' ini
Data prosettings itu self-reported dan bisa basi. Anggep tiap baris sebagai "terakhir diketahui", bukan "hari ini beneran dipake". Terus daftarnya juga campur: ada roster tim aktif, 188 free agent, 23 content creator, sama 2 pemain pensiun, dan gw ngga misahin mereka di angka di atas.
Oh iya, buat yang penasaran: Chronicle (Team Vitality) kecatat pake ATK A9 Air. Iya, ATK. Di tim tier satu. Zaman emang udah berubah 🥲
Yang Kalian Tiru Itu BENTUKNYA, Bukan Mereknya
Pas kalian liat 208 pro pake Viper, yang mirip itu bukan sensornya, bukan logonya, apalagi harganya. Yang mirip itu cangkangnya: panjangnya, lebar area grip, tinggi punuk, seberapa nyekung sisi kiri-kanannya.
Sensor di 2026 udah sama-sama ngga ada bedanya buat aim kalian (kecuali kalian pake mouse kantor ya). Berat 45 gram vs 55 gram? Preferensi orangnya sih.
Tapi bentuk yang salah itu bakal kerasa pas kalian main: jempol ngga dapet cengkeraman, kelingking kegeret mousepad, mousenya muter dikit tiap kali diangkat buat reposition.
Kabar bagusnya, bentuk itu bisa dijiplak. Tiga bentuk teratas di tabel tadi udah ada klon lokalnya yang beneran dijual di ecommerce. Jadi kalian bisa dapet cangkang sekelas tanpa bayar di rentang atas 2 juta.
Satu bentuk, satu rekomendasi utama. Gas.
Bentuk Superlight (24,5% pemain): Rapoo VT2 Max Gen-2
Rapoo VT Max Gen 2 (apapun) berhasil jadi lineup mouse gaming PALING WORTH IT di 2026. Per Agustus 2026, jujur ini belom ada yang ngalahin.
Specifically VT2, bentuk sudah mirip Superlight. Mouse buttonnya juga rasanya mirip banget (bahkan sampe ke pre-post travelnya juga mirip! 😅). Coating mantap, mousefeet bawaan mantap, batre super duper badak (1000Hz bisa tahan sampe 700 jam lebih katanya) di 800 mAh, bahkan kalo masih kurang badak juga, masih ada charging dock opsional yang kalian bisa checkout juga.
Ini yang gw taro paling depan buat 161 pemain yang pake keluarga Superlight. Ukuran M-L plus shape ambi itu wilayah yang sama persis kayak Superlight sama Superlight 2, cuma kalian bayar di harga 800 ribuan aja (dibanding Superstrike yang 3 jutaan itu hehe).
Kelebihan
- SANGAT WORTH IT
- 24,5% dari 658 pemain di data tadi pake bentuk ini; cocok buat banyak orang bentuknya.
- Garansi jelas dari Rapoo Indonesia.
- Batre badak di 800 mAh
Pertimbangan Subyektif (bukan kelebihan/kekurangan)
- M-L itu ngga kecil ya. Kalo telapak kalian mungil dan kalian claw ekstrem, ukur dulu sebelum checkout.
- Klon bentuk itu sifatnya ngedeketin, bukan nge-fotokopi. Ekspektasinya "sekelas", bukan "identik milimeter".
Kekurangan
- ga ada, di rentang segini.
Alternatif lain: ATK A9 (dan varian-variannya)
Ada juga ATK A9 Pro ada di harga ~500 ribuan.
ATK A9 ini variannya ada banyak sekali, tapi kebetulan gw cuma pernah review varian yang Pro ini. Sesuaikan saja sama budget kalian (btw ATK A9 Air ganteng bgt, pls endors aku)
Bentuk Viper V3/V4 (31,6% pemain): Rapoo VT7 Max Gen-2
Rapoo VT7 Max Gen-2 juga jadi satu-satunya klon VV3 favorit gw saat ini dibanding beberapa klon VV3 lain yang pernah gw coba.
Kelebihan
- Bentuk yang dipake 31,6% dari 658 pemain, terbanyak di data.
- Selisihnya jutaan dari originalnya.
- Dua marketplace lokal sekaligus.
Pertimbangan Subyektif (bukan kelebihan/kekurangan)
- L itu buat tangan menengah ke gede. Kalo tangan kalian kecil, mending ke VT2 Max Gen-2 tadi.
Kekurangan
- ga ada.
Buat pembanding, ini originalnya:
Kalo dibandingin sama Superlight 2... ya opini gw berbeda sih.
Bukan berarti gw benci Logitech ya, barangnya masih enak kok. Cuma di 2026, bayar di atas 2 juta buat cangkang yang klonnya udah nangkring di 800 ribuan itu artinya duit kalian kepake buat rasa aman, bukan buat performa. Terserah kalian sih.
Bentuk DeathAdder V3 (10,3% pemain): EWEADN A5 Pro/Ultra
Buat kalian yang palm grip dan ngerasa mouse ambi itu rasanya kayak pake sabun batangan, keluarga DeathAdder ini rumah kalian. 68 pemain, dan itu satu-satunya bentuk ergo yang nembus 10% di data.
EWEADN A5 Pro/Ultra: Tier B, nilai Sangat Worth It, rentang harga 500 ribu kecil, ukuran L, shape Ergonomic.
Kelebihan
- Bentuk yang sama kayak DeathAdder V3 Pro sama V4 Pro.
- Sangat Worth It di rentang 500 ribu sampai 1 juta, padahal originalnya main di kelas flagship.
Pertimbangan Subyektif (bukan kelebihan/kekurangan)
- Ergo itu komitmen. Begitu tangan kalian hafal ergo, pindah ke ambi butuh minggu-mingguan adaptasi. Pilih sekali, jangan bolak-balik.
- Spek untuk A5 Pro ini masih PAW3311. Silakan dipertimbangkan sendiri
Kekurangan
- ga ada di rentang harganya.
Kalo kalian pengen Razer beneran tapi ngga sanggup versi Pro-nya, versi kabel DeathAdder V3 ada di katalog gw: Tier B, nilai Worth It, harganya di sekitaran 700-800 ribuan, ukuran L, ergo.
Yang Nggak Ada Clone-nya: LAMZU Maya dan Maya X
Di data, LAMZU Maya X dipake 22 pemain (3,3%) dan LAMZU Maya dipake 7 pemain (1,1%). Digabung jadi 29 pemain alias 4,4% dari 658. Itu lebih banyak daripada ZOWIE EC, lebih rame daripada Pulsar X2.
Dan ini yang wajib kalian catet: Maya sama Maya X itu DUA BENTUK YANG BERBEDA. Beda cangkang, beda ukuran. Jangan beli Maya X gara-gara denger orang suka sama Maya, atau sebaliknya.
LAMZU Maya X: Ini yang dipake crashies (Fnatic), Lakia (Gen.G), Flicker (DRX), sama trexx (Team Liquid).
LAMZU Maya: Yang pake antara lain kaajak (Fnatic), guuih (INTZ), sama MONSTEERR (Eintracht Frankfurt). Deskripsi yang gw taro di katalog buat dua-duanya sama persis:
"Mouse bentuk originalnya LAMZU... tapi apakah emang sebagus itu dan apakah emang worth-it di harganya?"
Beda ukurannya jelas banget: Maya X itu L, Maya itu S-M.
Jadi kalo kalian nyari yang lebih mungil, arahnya ke Maya. Tangan gede, arahnya ke Maya X.
Sampe hari ini gw belum nemu mouse murah yang niru cangkang Maya atau Maya X kayak Rapoo niru Superlight sama Viper. Bentuk Superlight sama Viper udah jadi barang publik yang disalin rame-rame; bentuk Maya belum ada yang berani. Jadi kalo bentuk Maya yang paling cocok di tangan kalian, jalur belinya ya cuma satu: beli LAMZU.
Kesimpulan
Kalo tujuan kalian niru bentuknya dengan harga waras, urutannya: tentuin dulu bentuk kalian, baru cari klonnya. Bentuk Superlight larinya ke Rapoo VT2 Max Gen-2 (Tier S, 800 ribu), atau ATK A9 Pro kalo budget kalian di 500 ribuan.
Bentuk Viper bisa ke Rapoo VT7 Max Gen-2 (Tier S, 800 ribuan juga). Bentuk DeathAdder larinya ke EWEADN A5 Pro/Ultra (Tier B, harga 500an). Total belanja kalian ngga nyampe sepertiga harga aslinya, tapi cangkang yang nempel di tangan kalian tetep cangkang yang dipake dua per tiga pro Valorant.
Kalo kalian emang mau beli originalnya, silakan. Viper V3 Pro (Tier S, di atas 2 juta) itu satu-satunya flagship di katalog gw yang masih gw kasih nilai tertinggi, jadi kalo duitnya ada, itu belanjaan yang ngga bikin nyesel karena speknya mentok (atau Viper V4 aja sekalian, speknya lebih naik lagi). Superlight 2 di rentang harga yang sama cuma dapet "Lumayan" dari gw, jadi mikir dua kali, karena speknya ngga segahar VV3/V4.
Dan kalo bentuk yang cocok di tangan kalian ternyata Maya atau Maya X, emang ngga ada jalan pintas: beli LAMZU-nya, dan sadari kalian lagi bayar bentuk, bukan bayar spek.
Terakhir, dan ini yang paling sering diskip: bentuk itu cocok-cocokan sama tangan kalian, bukan lomba popularitas. Data 658 pemain di atas itu bukan 'wajib', itu cuma gambaran kalo scene pro sukanya yang mana. Gw sendiri ngga ngikutin mereka kok, gw lebih percaya sama tangan gw sendiri.
Saran paling terakhir: percaya sama tangan sendiri. Pergi ke toko, atau pinjem temen, coba pegang barangnya. Biar ga nyesel.
Kalo ada pertanyaan, silakan di komen di konten gw di ig/tiktok @barjuandavis ya. Sekian, terima kasih!
Baca juga
Blog post terkait
Cara Memilih Mouse Gaming 2026: Panduan Lengkap Untuk VALORANT & CS2
Sebelum kalian kebanyakan baca spek, ini urutan yang bener buat milih mouse gaming di 2026 — dari shape sampai sensor, versi pemain FPS.
Baca selengkapnya
Alternatif Wooting Murah 2026: Keyboard Hall Effect yang Ada di Indonesia
Wooting mahal dan ribet dibeli dari Indonesia. Ini keyboard hall effect yang fiturnya mirip, ada di Tokopedia, dan harganya jauh di bawahnya.
Baca selengkapnya
Rekomendasi Mousepad Gaming PALING WORTH IT Budget 100 Ribuan - 500 Ribuan di 2026 (SELALU DI-UPDATE)
Buat kalian yang nyari mousepad gaming harga 100 ribuan sampe 500 ribuan, silakan kesini. Artikel ditulis sama bang DRiFT yang beneran main game dan ngikutin peripheral.
Baca selengkapnya